178

Hari Terakhir di Perkemahan

Pada hari libur terakhir-Nya di Bumi, Yesus mengungkapkan keseimbangan yang rapuh antara kewarganegaraan surgawi dan duniawi dalam sebuah pidato perpisahan yang mendalam.

Ringkasan

Beberapa jam sebelum Perjamuan Terakhir, Yesus mengumpulkan para pengikut terdekat-Nya untuk memberikan ajaran terakhir mengenai cara menjalani kehidupan sebagai warga negara surga dan dunia. Dalam khotbah perpisahan yang penuh keintiman ini, Ia menjelaskan bagaimana anggota Kerajaan Allah seharusnya berinteraksi dengan pemerintah duniawi, dengan menekankan bahwa orang-orang beriman sejati dapat setia kepada kedua alam tersebut sambil menggunakan kasih dan pelayanan—bukan paksaan—untuk mengubah masyarakat. Ajaran ini tetap sangat relevan bagi siapa pun yang sedang berjuang mencari keseimbangan antara keyakinan rohani dan kewajiban kewarganegaraan.

0:000:00